ARPEGGIO – BASIC

Hello, teman-teman….uda pernah denger Yngwie Malmsteen donk dan jika anda mendengar musik Yngwie ataupun pernah menonton video lesson dari Yngwie..tentu anda pernah mendengar banyak tentang sweep arpeggio..sweep itu adalah salah satu teknik dalam dunia gitar.. tapi apa sih sebenarnya arpeggio itu? Saya sering melihat orang melakukan latihan arpeggio terus-menerus dari lick-lick yang mereka pelajari dari berbagai lagu tapi mereka sama sekali tidak tau bagaimana menggunakannya dalam improvisasi maupun saat membuat solo!!! Apa gunanya semua latihan itu jika anda tidak bisa menggunakannya bukan?

Artikel ini akan membahas lebih banyak tentang cara mempergunakan arpeggio tersebut yaitu teori daripada membicarakan teknik-tekniknya. Kita akan membahas teknik juga kok tenang aja..:)

Basic: triad
Arpeggio adalah memainkan setiap nada yang terdapat pada suatu chord secara tidak bersamaan. Untuk itu kita perlu membicarakan tentang chord tentunya, berarti kita akan membahas tentang triad..lalu apa sih triad itu? Triad adalah 3 nada yang membentuk chord. Triad itu bisa banyak macam lho….tapi minimal yang harus anda kenal ada 4 yaitu : major triad, minor triad, diminished triad, dan augmented triad. Ada satu lagi sih yang cukup sering digunakan yaitu sus2, sus4 tapi kita takkan membahas itu disini…

M: major     P : perfect      m: minor

Rumus Major triad : major third + minor third
Cth: C Major triad : C                    E                      G
major3rd                   minor 3rd

Perfect 5th

Jadi rumusnya bisa : I                M3                       P5

Rumus Minor triad : minor third + major third
Jadi rumusnya bisa : I                m3                       P5

diminished triad : Minor third + minor third
cth : C diminished : C             D#                       F#
jadi rumusnya bisa : I             m3                   diminished 5th ( b5th )

Augmented triad : Major third + major third
Cth: C augmented : C             E                   G#
Jadi rumusnya bisa : I             M3                augmented 5th ( #5th )

Setelah anda mengetahui berbagai jenis triad ini maka kita lanjutkan dengan pengertian darimana asal triad itu berasal..well, tau ga kalo chord itu kaitannya erat dengan scale… dari scale bisa kita bentuk berbagai macam chord. Sebagai contoh, kita ambil major scale aja yah..

Kita ambil C major scale (supaya lebih gampang aja, karena TIDAK mengandung # ATAUPUN b)=
C major triad : C E G
D minor triad : D F A
E minor triad : E G B
F major triad : F A C
G major triad : G B D
A minor triad : A C E
B diminished triad : B D F

Nah, setelah anda tau tentang semua hal ini maka anda sudah bisa menyusun berbagai titik pada fretboard anda dengan berbagai macam triad tsb dan kemudian mengaplikasikannya ke dalam solo anda. Oh ya..lakukan hal yang sama untuk setiap key ( skala ) yang berbeda.

Contoh triad-triad yang bisa didapat dari C major scale :

C major triad
E———-
B———-
G———-
D——–5-
A—–7—-
E–8——-

D minor triad
E———–
B———–
G———–
D——–7–
A–5–8—–
E———–

E minor triad
E————
B————
G——–4—
D—–5——
A–7———
E————

F major triad

Ditulis Oleh : Jeansen/sumber : gitaris.com

Teknik Gitar Sweeping/Arpeggio

Berikut ini penjelasan sedikit deskripsi tentang teknik arpeggio/sweeping pada gitar, silakan dicoba yak, teknik ini memang teknik tinggi pada gitar, dan sangat sulit dipelajari, karena kita harus sering-sering melakukan latihan.

Apakah arpeggio ?

arpeggio adalah notasi sempurna dari sebuah chord yang dipetik secara bergantian, sebenarnya bukan hal yang rumit, karena jika anda mainkan pada sebuah gitar akustik kemudia anda mainkan chord sempurna ato banyak org selalu dan biasa menyebutnya dengan kata chord balok ato not balok kemudian anda strum ato petik, maka hal itu sama dengan arpeggio….

pada gitar listrik sendiri apalagi pada musik neoklasikal banyak menerapkan arpeggio, karena mereka memang banyak mengambil dari notasi pada biola, seperti contohnya yngwie mamlsteen, jason becker, impelliteri, dkk

|———————–7(turun)–12(naik)p7——————|
|——————–8(turun)—————-8(naik)—————|
|—————–9(turun)———————-9(naik)———–
|————–9(turun)—————————-9(naik)———
|7(turun)–10(naik)————————————10(naik)–7(turun)–|
|——————————————————————
tulisan naik-turun dalam kurung adalah contoh dari pergerakan pick.

ini salah satu contoh arpeggio dari not e minor dan ternyata not dari arpeggio e minor tersebut sama dengan chord e minor, dimana arpeggio ini cara memetiknya dilakukan dengan gerakan sapuan (sweep), kecuali jika ada 2 not dalam satu senar maka memetiknya tetap dengan cara alternate yaitu naik-turun, dalam memetik arpeggio ini sebaiknya dilakukan perlahan dulu, dan yang paling penting adalah not satu dengan yang lainnya harganya harus sama, jangan not satu lebih cepat kemudian not lainnya lebih lambat.

dan sweep adalah bagian dari arpeggio, biasanya yang dipetik adalah 3 senar bawah dari arpeggio.

(taken from http://www.indonesiaindonesia.com/f/19273-tekhnik-sweeping-pd-gitar/)

Mari kita mengenal bagian-bagian gitar

Cukup dengan gambar di bawah ini, semoga sudah cukup menjelaskan bagian-bagian dari gitar.
Mari kita simak gambar berikut:

Bagian Gitar Akustik

Bagian Gitar Akustik

Bagian Gitar Elektrik

Bagian Gitar Elektrik

Tips Belajar Memainkan Melodi pada Gitar

Banyak hal yang bisa kita lakukan dengan gitar, dari kita bisa bermain solo sampai grup atau duet.

Di dalam permainan gitar banyak variasi-variasi permainan, salah satunya adalah memainkan melodi.
Memainkan melodi ini belum semua orang bisa dengan lancar, termasuk saya sendiri.
Mari kita belajar bersama bagaimana sih agar kita dapat memainkan melodi dengan gitar.
Ini ada beberapa tips dan trik yang cukup mudah untuk dipraktekan, antara lain:

  1. Yang pertama kalian harus belajar banyak dari orang lain yang kemampuannya di atas kalian, dengan cara observatif dan mempraktikannya dirumah dengan intensif;
  2. Banyaklah sharing dengan orang-orang yang berwawasan luas tentang musik khususnya gitar, dan minta tolong kepada dia supaya mau mengajarkannya kepada anda;
  3. Untuk para otodidak banyaklah beli-beli buku tentang musik, kalau saya boleh saran beli buku yang mengulas tentang scale dan arpegio pelajarilah dengan dinamis, serta intensif sampai kamu benar-benar hafal dan menguasainya;
  4. Kamu-kamu juga harus sering dengerin musik yang banyak instrumennya kayak Dream theater, Paul gilbert, Joe Satriani, Steve Vai. Kalau perlu ulik tuh lagu, itu juga melatih feeling kamu supaya kamu lebih bisa berimprovisasi dengan baik;
  5. Latihan minimal 3-4 jam/hari, latih terus jari-jemari kamu hingga keempat jarimu harmonis;
  6. Senam jari harus sering dilakukan, biar jari-jari kamu tidak kaku, lakukan setiap pagi selama 30 menit saja;
  7. Yang paling penting kamu harus bisa menguasai picking dan sweeping, karena teknik ini merupakan yang paling penting dari suatu melody, kalau kamu sudah lancar kedua teknik ini, kesananya bakalan lebih gampang. Soalnya saya juga belum sepenuhnya menguasai, karena tidak ada waktu buat latihan seharian, coz saya orang sibuk, jadi ini bakalan sangat sulit sekali, hahahahaha, sebenere seh ngga bisa, alasan aja sibuknya tuh;
  8. Pilihlah pick yang tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis, supaya picking yang kamu hasilkan bisa lebih bersih;
  9. Coba anda bikin lagu sendiri dengan membuat instrumennya lebih berbobot, supaya daya improvisasi, feeling, dan inspirasi anda meningkat.

Selamat mencoba, semoga sukses dengan hasil yang diharapkan bahkan bisa lebih.
Aminnn

Cara Nyetel / Tuning Senar Gitar Dengan Tuning Standar

Cara belajar gitar tidak selamanya sulit bagi pemula. Hanya dengan tabel atau referensi kord, seorang pemula dapat mempelajari gitar hingga mahir dalam rentang waktu tertentu. Seiring dengan lamanya bermain gitar, salah satu bagian vital dari gitar yakni senar tentunya harus diganti karena biasanya setelah lama digunakan senar akan aus atau putus dan tidak layak untuk digunakan lagi. Senar baru dan mahal pun dibeli dan langsung dipasang di gitar kesayangan tapi ketika ingin memetiknya untuk memainkan sebuah lagu, tiba-tiba lupa bahwa senar gitar harus dituning atau di setel dengan benar. Tapi bagaimana cara menyetelnya? Berikut ulasan cara menyetel atau tuning gitar dengan Standard Tuning.

e’[1]|——————-0—| (Diameter senar paling kecil)
B [2]|—————0—5—|
G [3]|———–0—4——-|
D [4]|——-0—5———–|
A [5]|—0—5—————|
E [6]|—5——————-| (Diameter senar paling besar)

Urutan Tuning:

1. Mainkan atau petik senar E / senar 6 dengan menekan fret ke-5. Bunyinya harus sama dengan bunyi petikan senar A / senar 5 yang dipetik kosong tanpa menekan fret.

2. Mainkan atau petik senar A / senar 5 dengan menekan fret ke-5. Bunyinya harus sama dengan bunyi petikan senar D / senar 4 yang dipetik kosong tanpa menekan fret.

3. Mainkan atau petik senar D / senar 4 dengan menekan fret ke-5. Bunyinya harus sama dengan bunyi petikan senar G / senar 3 yang dipetik kosong tanpa menekan fret.

4. Mainkan atau petik senar G / senar 3 dengan menekan fret ke-4. Bunyinya harus sama dengan bunyi petikan senar B / senar 2 yang dipetik kosong tanpa menekan fret.

5. Mainkan atau petik senar B / senar 2 dengan menekan fret ke-5. Bunyinya harus sama dengan bunyi petikan senar e’ / senar 1 yang dipetik kosong tanpa menekan fret.

Silahkan ulangi cara-cara diatas sampai anda mendapatkan setelan yang pas dengan memainkan beberapa kunci dalam lagu yang anda sukai hingga anda rasa bunyi-nya benar. Dan gitar anda selesai disetel / di tuning!

Apabila ada yang kurang dimengerti atau kurang jelas dan tanggapan lainnya, silahkan tinggalkan komentar di bawah.

Semoga Membantu…

By AKbar

Hai-Hai tmen2 ^^

Belajar Membaca Tab Gitar

Untuk teman-teman yang penasaran tentang tab gitar dan yang pengen belajar tab gitar, ada peluang belajar nih. Tulisannya saya kutip dari forum situs :

http://www.kordkita.web.id/

Semoga dapat menambah pengalaman belajar teman-teman sekalian…

Enjoy…

TAB Gitar.

TAB adalah mudah untuk dibaca dan harus mudah untuk ditulis jika anda ingin
mengirimkan (submit) sebuah lagu yang telah anda kerjakan sendiri. Idenya
adalah ini:

Mulai dengan 6 baris (atau empat untuk bass). Ini berhubungan dengan senar-senar
dari instrumennya. Garis yang paling atas adalah string yang paling tinggi. dan
garis yang dibawahnya adalah string yang lebih rendah. Dibawah ini adalah bit
kosong dari TAB dengan nama string pada bagian kiri.

E—————————————————————-
B—————————————————————-
G—————————————————————-

D—————————————————————-
A—————————————————————-
E—————————————————————-

Nomor-nomor ditulis pada garis untuk menunjukan pada fret mana dari string
dengan tangan kiri. Bila sebuah nol muncul, artinya mainkan dengan string
terbuka. Seperti notasi standar musik, baca dari kiri ke kanan untuk mengetahui
urutan note yang harus dimainkan. Bagian dari TAB berikut mempunyai arti

memainkan sederetan note (E F F# G G# A) pada bagian bawah senar E dengan
menggerakkan fret secara berurutan, dimulai dengan string terbuka.

E—————————————————————-
B—————————————————————-
G—————————————————————-
D—————————————————————-
A—————————————————————-

E—0–1–2–3–4–5———————————————

OK sampai saat ini ?

Berikut adalah note yang dimainkan secara bersamaan. Jika dua atau lebih note
akan dimainkan bersamaan, mereka dituliskan diatas satu sama lainnya, sekali
lagi seperti notasi standar.

Contoh berikut kita mempunyai sebuah Kord balok G.

E—-3————————————————————
B—-3————————————————————
G—-4————————————————————
D—-5————————————————————
A—-5————————————————————

E—-3————————————————————

Jadi ini artinya mainkan semua note tersebut secara bersamaan sebagai kord.

Terkadang juga terlihat kord yang sama dituliskan seperti ini :

E——–3——————————————————–
B——-3———————————————————
G——4———————————————————-

D—–5———————————————————–
A—-5————————————————————
E—3————————————————————-

Yang berarti bunyikan dengan bentuk yang sama dimulai dari string terendah, jadi
berarti setiap string dibunyikan segera setelah string terakhir, tetapi semua
notasi akan berbunyi bersamaan. Dibawah ini ada sebuah contoh lagi dengan bentuk
yang sama, tetapi dengan jarak yang sedikit lebih besar – sehingga anda mungkin

harus memetik string tersebut secara terpisah daripada membunyikannya secara
perlahan.

E——————3———————————————-
B—————3—–3——————————————–
G————4———–4—————————————–
D———5—————–5————————————–

A——5———————–5———————————-
E—3—————————–3——————————–

Anda mungkin menanyakan
- Bagaimana saya tahu seberapa cepat atau lambat untuk memainkannya ?
- Apakah semua notasi seharusnya mempunyai panjang yang sama ?

Disinilah perbedaan TAB dari notasi standar. Kebanyakan dari TAB *tidak* akan

memberitahukan panjangnya note. Biasanya itu tergantung dari anda untuk
mendengarkan lagu tersebut untuk mendapatkan iramanya.

Bagaimanapun – jangan kecewa. TAB harus bisa memberikan indikasi dari waktu
tersebut. Pada contoh di atas semua note dipisahkan dengan jarak yang sama
sehingga anda bisa membuat asumsi bahwa note tersebut mempunyai jarak yang sama
(mungkin semua seperdelapan note atau seperempat) tapi ini tidak selamanya
benar – itu tergantung dari siapa yang menuliskan TAB tersebut.

Sebagai aturan umum, jarak dari note pada TAB seharusnya memberitahukan anda
note mana yang panjang dan mana yang pendek dan yang cepat, tapi biasanya tidak

akan memberitahukan anda jika sebuah note adalah sebuah triplet atau lainnya
yang seperti itu. Sekali lagi, ini akan sangat tergantung dengan siapa yang
menuliskan TAB tersebut.

Sebagai contoh, ini adalah beberapa note dari Lagu Nasional Amerika dalam TAB.
Anda tentu dapat melihat jelas bahwa perbedaan jarak tergantung dari panjang
note.

E———————–0——–4–2-0————————–

B—0————–0———————————0———–
G——1——1—————————-1—-3—————-
D——–2——————————————————-
A—————————————————————-

E—————————————————————-

Biasanya akan lebih mudah untuk memainkan TAB dari lagu yang sudah anda kenal
baik daripada lagu yang belum pernah anda dengar karena akan lebih terbiasa
dengan irama dari lagu yang sudah dikenal.

Simbol lainnya yang digunakan di dalam TAB.

Sejauh ini saya telah melihat note mana yang harus dimainkan : senar mana yang
harus ditekan, dan di kolom mana. Saya telah menyinggung bagaimana mengetahui
panjang note dengan melihat jarak antara note pada TAB, tapi ini hanya bisa

sebagai panduan kasarnya. Anda akan harus selalu memeriksanya dengan trak lagu
aslinya untuk mendapatkan ditail dari iramanya.

Banyak dari informasi penting dapat dimasukkan ke dalam bagian TAB. Ini termasuk
hammer-ons (pukul), pulls offs (melepaskan), slides (geser), bends, vibrato dan
lainnya.

Yang harus dilakukan adalah menuliskan karakter tambahan atau simbol antara note
untuk mengindikasikan bagaimana cara memainkannya. Dibawah ini adalah karakter/simbol
yang sering digunakan:

h – hammer on

p – pull off
b – bend string up
r – lepas bend
/ – geser ke atas
\ – geser ke bawah
v – vibrato (kadang dituliskan ~)
t – tap dengan tangan kanan
x – mainkan ‘note’ dengan damping yang berat

Untuk slides (penggeseran), s terkadang digunakan untuk mengindikasikan apakah
menggeser ke atas atau ke bawah. Simbol untuk harmonics dijelaskan dibawah pada
bagian 3.2

Yang terakhir, x, digunakan untuk mendapatakan choppy, suara perkusi.
Anda biasanya menggunakan tangan fret untuk damp ringan senar sehingga ketika
akan membunyikan note tersebut seakan-akan suaranya mati.

Catatan bahwa penggunaan ‘x’ *sangat* berbeda dari penggunaan ‘x’ saat memberikan

bentuk kord.

Sebagai contoh jika dituliskan kord D, maka akan terlilhat :

EADGBE
xx0232

Dimana ‘x’ berarti tidak dimainkan.

Pada tab diasumsikan bahwa sebuah string tidak dimainkan jika tidak ditandai.
Sehingga kord yang sama pada tab akan seperti :

E—–2———————————————————–
B—–3———————————————————–
G—–2———————————————————–
D—–0———————————————————–
A—————————————————————-
E—————————————————————-

tanpa ‘x’. ‘x’ hanya digunakan pada TAB untuk merepresentasikan mute senar yang
berat yang dibunyikan/dipetik untuk meberikan suara perkusi.

Ada beberapa dari simbol lainnya untuk hal-hal seperti whammy bar bends,
petikan scrapes dan lainnya. Sepertinya tidak ada standar penulisan sebagai
acuan untuk menuliskannya – ditail/keterangan harus diberikan di dalam TAB
untuk menjelaskan arti dari simbol tersebut.

TAB Bass kemungkinan akan membutuhkan beberapa ekstra simbol untuk memenuhi
kebutuhan atas perbedaan tehknik yang dipakai dalam memainkan bass – sebagai
contoh slapping dan ‘popping’ senar dengan jari jempol atau jari tengah.
Anda bisa menggunakan ’s’ untuk slap dan ‘p’ untuk pop selama dituliskan

*dibawah* baris tab untuk menjelaskannya dari slide dan pull off yang seharusnya
dituliskan *di atas* garis dari tab.

HAMMER ONS DAN PULL OFFS.

Dengan hammer-ons dan pull-offs anda mungkin menemukannya seperti hal berikut :

E—————————————————————-
B—————————————————————-
G—————————————————————-

D—————————————————————-
A———5h7———–5h7————————————–
E—0–0———-0–0——————————————-

yang berarti memainkan E terbuka dua kali, lalu tekan senar A pada kolom 5 dan
hammer pada kolom 7.

Pull offs terlihat sangat sama :

E—-3p0————————————————————
B———3p0——————————————————-
G————–2p0————————————————–
D——————-2———————————————
A—————————————————————-

E—————————————————————-

Disini didapatkan descending bluse dengan skala menggunakan pull-offs terhadap
string terbuka. Untuk setiap pull off hanya mengambil note pertama dari pasangan
dengan tangan kanan – sehingga pada contoh ini hanya mengambil semua note pada
kolom ke 3 dan ke 2, dan senar buka akan dibunyikan dengan melepaskan.

Karena senar diberikan bit tambahan dengan energi saat hammer on dan pull off, anda
anya perlu membunyikan note pertama dengan menggunakan tangan pick. Anda juga bisa
mendapatkan senar yang panjang dengan hammer-ons dan pull-offs seperti dibawah :

E—————————————————————-
B—————————————————————-
G—2h4p2h4p2h4p2h4p2h4p2—————————————-
D—————————————————————-
A—————————————————————-
E—————————————————————-

Dalam kasus ini anda hanya perlu membunyikan note pertama.

Catatan – Anda mungkin akan mendapatkan simbol lainnya yang digunakan untuk
hammer-on dan pull-off, sebagai contoh ^ dapat digunakan untuk mengartikan
hammer-on dan pull-off.

contoh :

G—2^4^2—-

yang berart “bunyikan note pada kolom ke dua, hammer-on ke kolom 4 dan pull-off

ke kolom 2″. Akan menjadi mudah jika semua orang menggunakan simbol yang sama,
jadi kecuali anda mempunyai keberatan yang kuat terhadap ‘h’ dan ‘p’ tolong
gunakan itu. Dalam hal lain, untuk setiap tab yang dikirimkan harus selalu
menerangkan simbol yang digunakan sehingga jika menggunakan apapun ‘di luar
kebisaan’ pastikan untuk menjelaskan maksudnya.

Bends.

Ketika bends terlibat anda harus mengetahui seberapa banyak yang harus di bend
note tersebut. Ini dapat diketahui dengan menuliskan jumlah setelah ‘b’.
Sebagai contoh, jika anda melihat ini :

E—————————————————————-
B——7b9——————————————————-

G—————————————————————-
D—————————————————————-
A—————————————————————-
E—————————————————————-

berarti bunyikan senar B pada kolom ke 7, lalu bend note ke atas dua semi tone
(satu langkah sekaligus) sehingga berbunyi pitch sama seperti bunyi note pada
kolom 9. (Terkadang bend dituliskan pada bagian ke dua di dalam tanda kurung,

seperti ini —7b(9)— )

Sesuatu seperti ini :

E—————————————————————-
B——7b9–9r7————————————————–
G—————————————————————-

D—————————————————————-
A—————————————————————-
E—————————————————————-

berarti mainkan note pada kolom 7, bend ke atas dua semi tone, bunyikan note
lagi ketika sedang bend, kemudian lepaskan bend sehingga note tersebut kembali
normal.

Terkadang pre-bend digunakan – ini dimana senar di bend *sebelum* note dibunyikan.

Setelah note dibunyikan, bend dilepaskan. Pre-bends biasanya dituliskan sebagai
berikut :

E—————————————————————-
B——(7)b9r7—————————————————
G—————————————————————-
D—————————————————————-
A—————————————————————-

E—————————————————————-

Berarti: fret note tersebut pada kolom ke 7 dan bend senar ke atas dua semitones
(tanpa membunyikan nite). Kemudian bunyikan senar tersebut dan lepaskan bend.

Terkadang ditenukan note yang di bent ke atas hanya seperempat dari tone dan
sebagainya. Dalam hal ini akan terlihat sedikit aneh :

B——–7b7.5——–

jika anda harus bend keatas setengah fret nilainya.

Tuliskan sebagai berikut :

bend up 1/4 tone
E—————————————————————-
B——7b——————————————————–
G—————————————————————-
D—————————————————————-
A—————————————————————-

E—————————————————————-

dengan instruksi mengenai seberapa banyak bend dituliskan diatas note.

Slides.

Simbol yang paling sering digunakan adalah / untuk slide ke atas dan \ untuk
slide ke bawah.

Terkadang juga terlihat ’s’ digunakan untuk slide.

Anda tidak harus membutuhkan simbol terpisah untuk slide ‘atas’ dan ‘bawah’

dikarenakan pembacaan baris TAB :

E—————————————————————-
B——7/9——————————————————-
G—————————————————————-
D—————————————————————-
A—————————————————————-

E—————————————————————-

terlihat jelas sebuah slide *ke atas* dari kolom 7 ke kolom 9. Bagaimanapun
terkadang dijumpai hal seperti berikut :

E—————————————————————-
B——/7-9-7\—————————————————
G—————————————————————-
D—————————————————————-

A—————————————————————-
E—————————————————————-

dimana slide awal dan akhir tidak jelas diberikan. Di sini anda harus mengetahui
apakah anda slide ke atas atau ke bawah. Dalam hal ini gunakan keputusan anda
untuk memilih awal atau akhir kolomnya.

Anda juga dapat mempunyai sekumpulan seri dari slide secara bersamaan, seperti ini

E—————————————————————-

B——7/9/11——————————————–
G—————————————————————-
D—————————————————————-
A—————————————————————-
E—————————————————————-

yang berarti anda hanya membunyikan note yang pertama menggunakan sustain

untuk menghasilkan note lainnya.

Info selanjutnya lihat di forum http://www.kordkita.web.id/

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.